Kondisi Ekonomi Bisa Terganggu Karena Wiranto Ditusuk?

0
404
Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto (Foto: Tempo)

Rotasimarket.com – Menko Polhukam Wiranto diserang pria dengan senjata tajam saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Aksi kejahatan ini dikhawatirkan menimbulkan sentimen negatif dari dunia usaha dan berdampak ke perekonomian RI.

Lalu, bagaimana pandangan dari segi pakar ekonomi dan juga pengusaha? Apakah teror yang menimpa Wiranto benar akan berdampak pada perekonomian?

1. Wiranto Ditusuk, Ekonom: Menimbulkan Ketidakpastian

Menurut Bhima Yudhistira Adhinegara, Ekonomi INDEF, aksi teror terhadap Wiranto ini bisa menyebabkan sentimen negatif baik terhadap pasar modal, maupun perekonomian Indonesia.

Bhima juga mengatakan, ketidakpastian hukum akan semakin terlihat jelas bagi para investor asing jika aparat keamanan tak bergerak cepat dalam membongkar kasus teror tersebut. Pelaku teror terhadap Wiranto ini mempunyai keberanian tinggi sebab yang diserang adalah pengambil kebijakan. Sehingga, level ancaman terhadap keamanan dan stabilitas Indonesia semakin tinggi, dilansir dari Detik.

Apalagi, jika pelakunya benar terjaring ISIS maka tingkat kekhawatiran global terhadap Indonesia akan semakin parah.

2. Ekonom Sarankan Pemerintah Tingkatkan Keamanan

Bhima mengatakan, semenjak tiga bulan terakhir Rp 21,4 triliun investasi asing keluar dari pasar modal Indonesia dalam bentuk capital outflow. Hal ini juga salah satunya disebabkan oleh gejolak politik dalam negeri yang tak kunjung usai. Padahal, pasca pilpres Indonesia sempat kebanjiran dana asing. Apalagi dengan adanya kejadian terhadap Wiranto sebagai pengambil kebijakan, hal ini bisa menyebabkan level kekhawatiran global terhadap Indonesia semakin parah.

Untuk itu, Bhima menyarankan agar aparat keamanan bergerak cepat dalam membongkar pelaku dan memberikan hukuman yang tepat.

“Makanya kecepatan aparat keamanan dalam memulihkan situasi, kemudian dalam mengungkap siapa aktor di belakangnya, kemudian semakin cepat pemberian hukumannya yang berat, ini menjadi hal yang ditunggu juga oleh para investor khususnya mereka yang mau masuk dan menambah investasi di Indonesia,” ungkapnya

3. Teror Wiranto Bisa Ganggu Investasi? Pengusaha: Kita Jaga-jaga

Menko Polhukam Wiranto ditusuk saat sedang kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Kejadian tersebut tentu saja bikin heboh, mengingat yang kena aksi teror adalah sekelas menteri. Lantas apakah kondisi tersebut bakal berimbas buruk buat dunia usaha?

Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Apindo mengatakan untuk saat ini kejadian tersebut tidak akan mengganggu dunia usaha termasuk investasi. Pihaknya sebagai pengusaha pun tak khawatir dengan kejadian tersebut tapi mengutuk aksi teror. Diharapkan kejadian tersebut tidak akan memberikan efek negatif buat sektor bisnis. Namun yang dialami Wiranto tetap perlu dijadikan perhatian dan lebih menjaga diri.

4. Pelaku Teror Harus Segera Diusut Buat Imbangkan Kondisi Perekonomian RI

Pengusaha meminta pemerintah mengusut tuntas pelaku teror seperti yang menyerang Menko Polhukam Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Pasalnya, bila tak ditangani serius dikhawatirkan peristiwa semacam itu bisa berimbas pada terganggunya ekonomi nasional.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani meminta aparat berwenang melakukan operasi besar-besaran untuk mengejar para pelaku teror. Terlebih aksi teror diduga ada kaitannya dengan paham radikal ISIS seperti yang disampaikan polisi.

“Memang ya harus ditangani secara tuntas. Jaringan radikal ini lho nggak bisa main-main kan. Kemarin saja kita bisa lihat kok di pilpres kerjaan mereka kayak gimana mempengaruhi masyarakat seperti apa. Menurut saya sih ini harus operasi besar-besaran ya, harus dikejar betul ini,” ungkapnya.

5. Pengamanan Darmin dan Sri Mulyani Diperketat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta kepada seluruh ajudan dan protokoler meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul insiden penusukan yang menimpa Menko Polhukam Wiranto. Meski begitu, Darmin belum berencana untuk menambah jumlah personel keamanan.

Susi juga mengatakan bahwa kegiatan kerja Menko Darmin tidak akan dikurangi meskipun sudah ada kejadian yang menimpa Menko Polhukam Wiranto. Seluruh keputusan telah didiskusikan bersama oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Bersama dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu juga memilih untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here